Selamatan di Kaki Gunung Kerinci, Warga Panjatkan Doa

Selamatan di Kaki Gunung Kerinci, Warga Panjatkan Doa

Warga Kaki Gunung Kerinci Gelar Selamatan untuk keselamatan.

INDOSBERITA.ID.KERINCI – Puluhan warga yang bermukim di sekitar kaki Gunung Kerinci menggelar selamatan dan ritual adat di Pintu Rimba Gunung Kerinci, Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi,pada Kamis sore (22/1/2026), Kegiatan ini dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas Gunung Kerinci serta penutupan jalur pendakian sejak 6 Januari lalu.

Selamatan digelar setelah salat Ashar dan diikuti puluhan keluarga besar Paguyuban Pandawa Kabupaten Kerinci. Turut hadir para kepala desa setempat serta perwakilan dari Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin, doa bersama, dan makan bersama sebagai wujud kebersamaan dan harapan akan keselamatan.

Usai doa bersama, acara dilanjutkan dengan sejumlah ritual adat yang dipimpin oleh tetua setempat. Ritual ini merupakan bentuk kearifan lokal masyarakat dalam menyikapi kondisi alam, sekaligus sebagai ungkapan permohonan agar Gunung Kerinci kembali dalam kondisi aman.

Sekretaris Paguyuban Pandawa Kabupaten Kerinci, Basuki, mengatakan bahwa kegiatan selamatan dan ritual adat tersebut sejatinya merupakan agenda rutin yang biasanya dilaksanakan pada bulan Muharam. Namun, karena adanya peningkatan aktivitas Gunung Kerinci yang disusul penutupan jalur pendakian, kegiatan tersebut dipercepat pelaksanaannya.

“Biasanya kami laksanakan pada bulan Muharam. Namun karena kondisi Gunung Kerinci saat ini meningkat dan jalur pendakian ditutup, maka kami sepakat menggelarnya sore ini,” ujar Basuki.

Ia berharap doa-doa yang dipanjatkan dapat dikabulkan oleh Allah SWT, sehingga aktivitas Gunung Kerinci kembali normal dan jalur pendakian dapat dibuka kembali untuk masyarakat dan para pendaki.

Sementara itu, Gunung Kerinci saat ini berstatus Level II (Waspada). Demi keselamatan, jalur pendakian resmi ditutup sejak 6 Januari lalu menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik. Warga dan pengunjung juga diimbau untuk tidak mendekati area dalam radius tiga kilometer dari puncak kawah Gunung Kerinci.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *