700 Petugas Bersihkan Sampah di Pantai Marunda

Ratusan petugas gabungan turun tangan membersihkan hamparan sampah yang mengotori pesisir Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis 12 Februari 2026. (Beritasatu.com/Yohannes Tohap H. Tobing)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Ratusan personel gabungan dari Pemerintah Kota Jakarta Utara, TNI, dan Polri melakukan aksi bersih-bersih di pesisir Pantai Marunda, Cilincing, Kamis (12/2/2026). Langkah ini dilakukan menyusul penumpukan sampah kiriman yang terbawa arus laut dan mengendap di sepanjang garis pantai.
Sebanyak 700 petugas dikerahkan untuk membersihkan area pantai publik tersebut. Karena kondisi medan yang sulit dijangkau alat berat, proses pengangkutan dilakukan secara manual menggunakan karung.
Camat Cilincing Depika Romadi mengatakan, fenomena ini dipicu oleh gelombang pasang atau rob yang membawa sampah dari laut ke daratan pada pagi hari. Saat air surut di siang hari, sampah tertinggal dan menumpuk di pesisir.
“Kurang lebih 700 personel terlibat. Hingga saat ini sudah sekitar 2.500 karung sampah berhasil dikumpulkan dan akan diangkut secara bertahap agar pembersihan optimal,” ujar Depika.
Ia menyebut volume sampah yang terkumpul diperkirakan melebihi 20 meter kubik, setara lebih dari tiga truk pengangkut. Area terdampak membentang sepanjang kurang lebih dua kilometer di garis pantai Marunda.
Jenis sampah yang ditemukan didominasi plastik, eceng gondok, serta sisa kulit kerang hijau. Seluruh sampah yang telah dikumpulkan selanjutnya dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Kota Bekasi.
Pantai yang dibersihkan merupakan ruang publik yang kerap dimanfaatkan warga untuk beraktivitas dan berwisata, terutama pada sore hari dan akhir pekan. Pemerintah setempat pun mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Penumpukan sampah di pesisir Marunda diketahui telah terjadi sejak November 2025 dan dipengaruhi musim angin baratan yang membawa kiriman sampah ke wilayah pantai utara Jakarta.




