16 Ribu Huntara Sumatera Dikejar Selesai Sebelum Lebaran

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pembangunan 16.688 unit hunian sementara (huntara) bagi korban banjir di Sumatera ditargetkan selesai sebelum hari raya Idulfitri 2026. Target ambisius ini menjadi salah satu keputusan penting dalam rapat koordinasi antara DPR dan pemerintah di kompleks parlemen, Senayan, Rabu, 18 Februari 2026. Penyelesaian huntara sebelum Lebaran menjadi satu dari 13 kesepakatan bersama pemerintah. (Beritasatu.com/Ilham Oktafian)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Pemerintah dan DPR menargetkan pembangunan 16.688 unit hunian sementara (huntara) bagi korban banjir di Sumatera rampung sebelum Idulfitri 2026. Target ambisius ini disepakati dalam rapat koordinasi antara DPR dan pemerintah di kompleks parlemen, Senayan, Rabu (18/2/2026).
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa penyelesaian huntara sebelum Lebaran menjadi salah satu dari 13 kesepakatan utama antara DPR dan pemerintah. “Satgas Pemulihan Pascabencana DPR mendorong Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Sumatera agar target huntara selesai sebelum Idulfitri 2026,” katanya.
Pembangunan huntara akan menggunakan dana transfer ke daerah (TKD) dan dana tanggap darurat dari Kementerian Pekerjaan Umum. Selain hunian sementara, anggaran ini juga dialokasikan untuk perbaikan fasilitas pendidikan dan rumah ibadah yang rusak akibat banjir.
Langkah percepatan ini diharapkan mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. DPR juga meminta pemerintah mengkaji pembangunan hunian tetap (huntap), termasuk pemilihan material seperti genteng yang sesuai dengan karakteristik wilayah, agar hunian lebih tahan terhadap risiko bencana di masa depan.
Selain itu, DPR mendorong percepatan pencairan anggaran untuk renovasi 8.747 rumah tenaga kesehatan terdampak banjir, dengan harapan layanan kesehatan di wilayah terdampak dapat kembali optimal sebelum Lebaran.
Dengan target penyelesaian sebelum Idulfitri 2026, pemerintah dan DPR berharap proses pemulihan pascabencana banjir Sumatera dapat berlangsung cepat, terukur, dan tepat sasaran.




