Szoboszlai Angkat Bicara soal Performa di Liverpool

Szoboszlai Angkat Bicara soal Performa di Liverpool

Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai. (AP/Jon Super)

INDOSBERITA.ID.SPORT – Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, angkat bicara menanggapi kritik yang mengarah kepadanya setelah dua penampilan terakhir bersama The Reds. Pemain tim nasional Hungaria itu menjadi sorotan usai tampil di dua ajang berbeda, yakni Piala FA dan Premier League.

Perhatian publik tertuju pada Szoboszlai saat Liverpool menghadapi Barnsley di putaran ketiga Piala FA pekan lalu. Dalam pertandingan tersebut, ia melakukan kesalahan fatal berupa percobaan operan back heel di area pertahanan sendiri yang berujung pada gol lawan. Insiden itu tak hanya dinilai merugikan Liverpool, tetapi juga memicu komentar dari pelatih Barnsley, Conor Hourihane, yang menilai aksi tersebut terkesan meremehkan timnya.

Menanggapi hal tersebut, Szoboszlai menegaskan tidak ada unsur tidak menghormati lawan dalam aksinya. Ia menyebut kesalahan itu murni terjadi karena situasi permainan. “Saya memang melakukan kesalahan melawan Barnsley, tetapi itu sama sekali bukan bentuk tidak hormat,” kata Szoboszlai seperti dikutip dari BBC, Selasa (20/1/2026).

Pemain bernomor punggung 8 itu menjelaskan bahwa dirinya tidak sepenuhnya berniat melakukan back heel, melainkan berusaha mengelabui pemain lawan untuk keluar dari tekanan. Menurutnya, keputusan serupa juga bisa diambil ketika menghadapi tim besar di Premier League.

“Saya tidak ingin mengembalikan bola ke Giorgi (Mamardashvili). Saya mencoba berpura-pura melakukannya. Saya akan mengambil risiko yang sama saat melawan Arsenal, Manchester City, atau Chelsea,” ujarnya.

Kritik terhadap Szoboszlai tak berhenti di situ. Ia juga disorot setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti saat Liverpool menghadapi Burnley dalam lanjutan Premier League. Laga yang berlangsung di Anfield pada Sabtu (17/1/2026) tersebut berakhir imbang 1-1.

Terkait kegagalan itu, Szoboszlai mengaku akan mengevaluasi pendekatannya dalam mengambil penalti. “Saya memperhatikan kiper dan mereka juga memperhatikan saya, jadi mungkin saya harus mengubah cara,” ucapnya.

Kesempatan Szoboszlai menjadi algojo penalti Liverpool terjadi karena Mohamed Salah tengah membela tim nasional Mesir di ajang Piala Afrika 2025. Ia menyebut Salah kemungkinan akan memberikan masukan secara pribadi terkait kegagalan tersebut.

“Dia akan memberi saya saran tentang apa yang harus dipikirkan setelah gagal penalti. Dia juga pernah gagal, tetapi tahu bagaimana cara melupakannya,” kata Szoboszlai.

Lebih lanjut, Szoboszlai menegaskan tidak berniat memaksakan diri sebagai eksekutor penalti ketika Salah kembali memperkuat Liverpool. Menurutnya, pembagian tugas bola mati akan kembali seperti semula saat penyerang asal Mesir itu sudah tersedia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *